Agar Si Rasa Malas Pergi


Bismillah

Alhamdulillah akhirnya bisa update tulisan lagi sebelum blog ini usang hehe

Bagaimana nih kabarnya? Semoga sehat selalu. Liat arsip tulisan di bulan September ini saya baru sekali nulis, masalahnya apa lagi kalau bukan karena malas. Betul banget ya ternyata untuk istiqomah itu berat banget. Padahal waktu yang Allah berikan harusnya cukup untuk mengerjakan segala rutnitas. Emang saya akui belakangan ini lagi sering banget menunda-nunda pekerjaan. Karena si rasa malas, akhirnya saat banyak pekerjaan terbengkalai menyesal sendiri deh

Padahal waktu itu ibarat pedang, pernah dengar kan pepatah ini
Waktu itu ibarat pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ia yang akan menebasmu (Imam Syafi'i)
Semua ketidakteraturan, pekerjaan yang terbengkalai berawal dari rasa malas, pernah gak sih menargetkan sesuatu agar tercapai sesuai dengan impian tapi akhirnya kandas di tengah jalan karena rasa malas.


Akhirnya saya pun menyadari bahwa kalau ingin meraih kesuksesan maka saya harus bisa mengalahkan hal-hal negatif yang ada dalam diri saya, saya harus bisa konsisten dengan target-target yang sudah saya buat agar impian saya bisa tercapai. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan tetapi selagi bisa diikhtiarkan tidak ada juga yang tidak mungkin kan?

Pernah baca kutipan dalam buku 'Mimpi Sejuta Dollar' karya Merry Riana, disitu Merry mengatakan bahwa "Jangan memberi kelonggaran untuk sebuah disiplin yang sudah dibuat sendiri". Mungkin itulah kunci sukses Merry Riana

Hingga akhirnya saya pun berusaha menekan rasa malas dengan mencari cara yang pas untuk mengusir rasa malas. Alhamdulillah cara-cara tersebut sudah saya praktekkan. Dan ini dia cara mengusir rasa malas ala saya:

1. Cara pertama adalah membuat to do list atau daftar apa saja yang harus dilakukan esok hari, gak perlu banyak-banyak cukup empat atau lima hal saja sebagai permulaan, jika terlalu banyak yang harus dikerjakan pilihlah yang paling menjadi prioritas.

2. Setelah membuat to do list, maka hal kedua yang dilakukan adalah konsisten untuk fokus mengerjakan list yang sudah kita buat. Nah kadang-kadang godaan itu datang misalnya ingin banget pegang gawai, cuma untuk sekedar cek grup wa, waduh biasanya dari niat awalnya cuma liat sebentar seringnya kebablasan, maka baiknya saat kamu fokus mengerjakan list yang sudah kamu buat jauhkan gawai

3. Kalau ditengah-tengah mengejar target tiba-tiba rasa malas kembali datang, maka ingatlah kembali target-target yang ingin dicapai, dan apa konsekuensinya jika tak bisa memenuhi target, dengan mengingat-ngingat kembali target yang akan dicapai biasanya terpacu lagi untuk menyelesaikan target

4. Setelah selesai mengerjakan seluruh to do list kamu, gak ada salahnya kan kamu mengapresiasi diri sendiri, saya sering banget mengapresiasi diri sendiri setelah menyelesaikan target, misalnya menghadiahi diri sendiri dengan membeli makanan atau barang-barang yang memang sedang ingin dibeli

Gak ada salahnya juga kan mengapresiasi diri sendiri, jangan menunggu dari orang lain, tapi mulailah pada diri sendiri untuk menghargai kerja kerasmu. 

Gimana ada yang mau coba gak, saya Alhamdulillah sudah mencobanya

Semoga bermanfaat 😊

0 Comments