Jumat, 22 Februari 2019

Review Novel: Aku Tahu Kapan Kamu Mati

Jumat, Februari 22, 2019 0 Comments

Judul: Aku Tahu Kapan Kamu Mati
Penulis: Arumi E
Penerbit: Lovable Redaksi
Genre: Horor Remaja
Jumlah Halaman: 324
Terbit: September 2018

Sinopsis

Sejak pernah mati suri tiga tahun lalu, Siena memiliki kemampuan tak biasa. Dia bisa melihat mahluk tak kasatmata, bisa membaca pikiran dan bisa melihat tanda-tanda kapan seseorang akan mati. Kemampuannya ini membuatnya dianggap aneh, hingga dia sering dibully dan dikucilkan. 

Pindah ke sekolah baru, Siena menerima perlakuan sama. Di hari pertama, dia melihat tanda kematian di wajah teman sebangkunya. Kemudian berturut-turut terjadi peristiwa janggal di sekolahnya. Satu per satu anggota geng kapten basket sekolah, menerima balasan mengerikan dari kekuatan tak terlihat. 

Bukan saja harus menghadapi hantu penunggu sekolah yang marah, Siena juga harus mengungkap misteri pembunuh teman sebangkunya jika tak ingin terus diteror hantu temannya itu. 

Mampukah Siena menghadapi para hantu yang menuntut balas?

Review

Sejak awal kemunculannya, novel ini memang sukses menyedot rasa penasaran saya. Akhirnya bermodalkan pinjaman dari seorang muri, saya bisa menuntaskan rasa penasaran. Nyatanya buku setebal 324 halaman ini memang cukup menarik. Jalan ceritanya mengalir dengan cepat, beberapa bagian sukses membuat bulu kuduk berdiri, makanya saya gak berani tuh baca novel ini sendirian dan malam-malam pula hehe

Oiya malah saya baru tahu kalau novel ini awal mula muncul di wattpad, tapi pas saya baru mau baca beberapa part di wattpad sudah dihapus karena sedang proses terbit. Nah buat kamu yang ngakunya pemberani, buku ini cocok juga dijadikan list bacaanmu diakhir pekan :)

Rabu, 20 Februari 2019

Review Novel: Catatan Harian Menantu Sinting

Rabu, Februari 20, 2019 1 Comments

Judul: Catatan Harian Menantu Sinting
Penulis: Rosi L Simamora
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Metropop
Tahun Terbit: 2018

Blurb


Aku Minar. Ini cerita cinta versi aku dan Sahat (dan... Mamak Mertua). Seru. Ngeselin. Gemesin. Sekaligus sangat menantang. Ditambah latar belakang keluarga besar Batak yang penuh drama dan asumsi, kisah-kisahku lebih sering berakhir konyol dan nyaris bikin aku frustrasi.
Apalagi aku dan Mamak Mertua punya kepercayaan berbeda tentang cinta dan kebahagiaan, terutama kalau menyangkut Sahat, kesayangan kami berdua. Dengan bahasa yang ringan, cerita ini sengaja dikemas untuk membuat pembacanya terbahak-bahak.


Sinopsis

Sejak memutuskan untuk menjadi seorang Isteri dari pemuda batak bernama Sahat, hidup Minar spontan penuh warna, terlebih rumah tangga mereka kerap kali ada campur tangan sang mamak mertua, mulai dari urusan dapur hingga urusan kasur πŸ˜‚. Sudahlah hidupnya rumit (seru), Mamak mertua pun selalu menjadi hansip bagi Minar dan Sahat karena telah delapan tahun menikah namun tak kunjung mendapatkan keturunan. Lalu bagaimana Minar menghadapi sang Mamak mertua yang sudah sangat mengingnkan cucu dari anak laki-laki? Mampukah Minar terus-terusan menghadapi Mamak mertua yang bagaikan mimpi buruk? Baca sendiri ya hehe....

Review Catatan Harian Menantu Sinting

Jujur awalnya novel ini tidak massuk dalam list novel yang akan saya beli, tapi karena melihat sinopsis dan ratingnya di akun goodreads jadilah saya tertarik membeli novel ini. Dan setelah saya beli, sungguh tidak menyesal saya hehe, novel ini mampu membuat saya tertawa terbahak-bahak saat membacanya. Bahasanya ringan, kisahnya pun ringan. Bahkan baru membaca daftar isi saja sudah tertawa saya, saking lucunya πŸ˜

Contoh daftar isi yang bisa membuat pembaca tertawa diantaranya: Mertuaku Hansip Hari Suburku, Mertuaku Cruella Devilku, Mertuaku Kumpeniku, Mertuaku Kaelar Aja Hidupku. Dan masih banyak lagi deretan judul yang bikin tergelitik lainnya

Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi tentang kisah sehari-hari Minar dan Sahat, pasangan muda berlatar belakang Batak . Buku ini ditulis berdasarkan latar belakang Minar sang menantu, sesuai dengan judul bukunya. Kisah yang terjadi pun kisah sehari-hari yang sudah umum terjadi. Seperti Minar yang selalu dihantui rasa tertekan karena di pernikahannya yang memasuki tahun ke 8 belum juga dikaruniai anak. Namun kepiawaian penulis lah yang mampu meramu kisah sederhana menjadi luar biasa (lucunya) πŸ˜€

Ending dari novel ini juga lumayan menyentuh menurut saya. Kesimpulan saya sejak awal baca novel ini adalah sebetulnya mamak mertua itu sayang kali lah sama Mirna, hanya saja dia sampaikan tu rasa sayangnya dengan caranya yang berbeza...bagaimana pula lah tak paham kau *logat batak bacanya πŸ˜‚

Senin, 18 Februari 2019

Resep Pisang Goreng Krispi, Pas Untuk Teman Santai

Senin, Februari 18, 2019 1 Comments


Sebagai penggemar cemilan tradisional yang satu ini kayaknya wajib banget kan bisa bikinnya bukan cuma makannya aja, terlebih cara membuatnya gampang dan bahan-bahannya pun mudah didapat. Apakah itu? Apalagi kalau bukan pisgor alias pisang goreng hehe

Sering banget beli tapi gak pernah nemuin rasa yang bener-bener pas dilidah saya, akhirnya tiap kepingin pisang goreng saya memilih bikin sendiri. Lebih hemat dan pastinya bisa makan sepuasnya deh hihi

Nah dipostingan kali ini saya mau berbagi aja resep pisang goreng krispi ala saya....cekidot

Bahan-bahan
1. Pisang secukupnya
2. Tepung rasa vanilla (saya pakai merk sasa)
3. Minyak untuk menggoreng
4. Keju sesuai selera (diparut)
5. Mentega/margarin
6. Air secukupnya

Cara membuat
1. Campur tepung menggunakan air (sedikit-sedikit ya jangan langsung banyak)
2. Setelah adonan tepung pas kentalnya masukkan keju parut dan mentega (ini rahasianya pisang goreng krispi banget)
3. Setelah itu masukkan pisang ke dalam adonan
4. Panaskan minyak
5. Goreng pisang dengan api sedang
6. Setelah matang, pisang pun siap disajikan 

Nah simple kan cara buatnya, jadi rahasia pisang krispi itu ada pada campuran mentega dalam adonannya. Selamat mencoba 😊

Rabu, 13 Februari 2019

Aturan dalam Islam, Ketika Istri Harus Bekerja

Rabu, Februari 13, 2019 6 Comments

Dalam kehidupan rumah tangga, idealnya suamilah yang bekerja banting tulang agar kebutuhan keluarga tercukupi. Sementara istri cukup di rumah saja mengurus anak dan pekerjaan rumah. Namun, bagaimana jika dihadapkan pada kondisi disaat istri harus ikut bekerja? Bagaimana pandangan Islam saat istri harus bekerja?

Seorang suami adalah pemimpin bagi istrinya. Namun, Islam tidak membatasi peran seorang wanita untuk berkiprah sesuai fitrah dan kemampuannya. Saat ini pun banyak wanita yang bekerja dan menggeluti berbagai profesi.

Aturan dalam Islam Saat Istri Harus Bekerja

Dalam Islam ada beberapa aspek yang harus diperhatikan ketika istri berniat untuk bekerja di luar rumah, ini dia..

1. Seorang  istri yang akan bekerja wajib atas izin dari suaminya, karena bagaimana pun juga ridho suami itu nomor satu ya buibu...

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Ahmad, diceritakan oleh sahabat Hushain bin Mihshan bahwa bibinya pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk suatu keperluan. Setelah urusannya selesai, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bertanya kepadanya,

“Apakah kamu mempunyai suami?”

Ia menjawab, “Ya.”

Beliau bertanya lagi, “Bagaimanakah sikapmu terhadapnya?”

Ia menjawab, “Saya tidak pernah mengabaikannya, kecuali terhadap sesuatu yang memang aku tidak sanggup.”

Beliau bersabda,

فَΨ§Ω†ْΨΈُΨ±ِي Ψ£َيْΩ†َ Ψ£َΩ†ْΨͺِ Ω…ِΩ†ْΩ‡ُ فَΨ₯ِΩ†َّΩ…َΨ§ Ω‡ُوَ Ψ¬َΩ†َّΨͺُΩƒِ وَΩ†َΨ§Ψ±ُΩƒِ


“Perhatikanlah posisimu terhadapnya. Sesungguhnya yang menentukan surga dan nerakamu terdapat pada (sikapmu terhadap) suamimu.” (HR. Ahmad: 18233)

2. Istri yang bekerja di luar wajib untuk menjaga dirinya dan menjaga kehormatannya melaui lisan atau tangannya

3. Seorang Istri yang bekerja di luar sebaiknya tidak berdandan berlebihan, agar tidak menimbulkan fitnah bagi yang lain

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Istri memutuskan untuk bekerja di luar rumah. Semoga bermanfaat :)


Selasa, 12 Februari 2019

Tips Jitu Agar Tidak Mudah Baper

Selasa, Februari 12, 2019 2 Comments

Assalamualaikum
Hayo, siapa yang gampang baper (bawa perasaan/tersinggung)? Perasaan baper seringkali dialami oleh mereka yang hatinya sensitif sehingga sering disebut baperan. Nah, terkadang menjadi pribadi yang mudah baper itu sangat menyebalkan lho, makanya kita wajib untuk menempatkan baper kita di saat yang tepat. Coba perhatiin lebih detail lagi deh orang-orang disekelilingmu, pasti mereka ogah dekat-dekat denganmu kalau kamu mudah baperan.

Penyebab Baper

Selain hatinya yang memang sensitif, perasaan baper juga kerap muncul pada wanita yang sedang PMS, datang bulan, atau hamil

Biar gak Gampang Baper

Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa membantu kamu yang mudah sekali baper
1. Kenali orang-orang disekitarmu
Nah wajib banget nih untuk mengenal orang-orang yang sering berinteraksi dengan kita. Kalau udah kenal kita bisa lebih faham mana yang suka bercanda mana yang nggak. Misalnya kalau omongan nyelekit keluar dari orang yang suka bercanda ya gak usah baper toh, kan udah tau kalau orangnya suka bercanda hehe...

2. Belajar memaafkan
Ini penting juga lho, latih hatimu untuk selalu memaafkan orang lain. Jadi apa-apa jangan selalu dimasukan ke hati

3. Jangan menggantungkan kebahagiaan dari perkataan orang lain
Semakin kita baper dengan perkataan orang lain, maka semakin jauh kita dsri bahagia. Kan bahagia itu kita ciptakan bukan orang lain. Jadi masih mau sedih gara-gara perkataan orang lain? Rugi kan

4. Introspeksi diri
Kalau udah mencoba ketiga point diatas tapi kamu masih baperan, introspeksi diri aja deh, jangan-jangan sebetulnya hati kamu yang bermasalah. Ada saatnya qo kita berdamai dengan hati kita sendiri.

Itu aja sih tips-tips dari saya, semoga kita dapat terus memperbaiki diri sehingga menjadi pribadi yang lebih menyenangkan 😊

Senin, 11 Februari 2019

Plus Minus Langsung Hamil Setelah Menikah

Senin, Februari 11, 2019 9 Comments

Punya anak merupakan impian setiap pasutri, terutama yang sudah bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai keturunan. Apalagi pertanyaan "udah hamil belum?" menjadi salah satu pertanyaan paling populer setelah menikah. Iya sih katanya pertanyaan tersebut nunjukin perhatian, tapi kalo terlalu sering lama-lama bikin gerah juga ya πŸ˜†

Anak merupakan hak prerogatif Allah, kalau kata Allah sudah waktunya punya, langsung bisa hamil bahkan tanpa promil sekalipun, sebaliknya kalau kata Allah belum waktunya, ya mau ikhtiar pakai promil apa pun ya belum dikasih deh tuh jadinya. Beberapa orang beruntung bisa langsung hamil setelah menikah. Termasuk saya, dalam jangka waktu kurang dari setahun pernikahan saya dan suami sudah dihiasi oleh kelucuan seorang anak. Beberapa teman saya yang saat ini sudah lebih lama menikahnya namun belum juga menemukan garis merah 2 di alat pendeteksi kehamilan sering banget ngiri. Saya cuma bisa mendoakan mereka agar segera dikaruniai momongan di waktu yang tepat. Aamiin πŸ˜‡

Tapi tahukah mereka, apa yang saya rasakan ketika usia pernikahan baru hitungan bulan tapi sudah gak kuat bangun dari tempat tidur gara-gara mabok πŸ˜‚, belum juga sempat honeymoon (maklum cuti cuma seminggu dan sehari setelah saya menikah langsung hujan terus-terusan sampai banjir dimana-mana) udah gak kuat pergi karena lemes banget. Yup di trimester pertama kehamilan saya emang payah banget, gak ada makanan yang bisa masuk, bahkan air putih sekali pun. Praktis saya dan suami gak pernah tuh ngerasain honeymoon di tempat yang jauh, honeymoon nya di rumah aja 😁giliran udah lewat masa-masa mabok, tetep gak bisa pergi juga karena perut semakin membesar.

Plus Minus Langsung Hamil Setelah Menikah

Maka langsung hamil setelah menikah itu tetep ada plus minusnya qo, berkaca dari kisah saya inilah plus minusnya langsung hamil setelah menikah 

Plus

  • Punya anak diusia muda memang asyik, katanya mumpung tenaga kita masih kuat buat urusin baby, karena setelah 30 tahun ke atas raga sudah tak sama lagi 
  • Setidaknya menghentikan pertanyaan "kapan hamil" dari orang-orang
  • Kesempatan menerapkan ilmu parenting dan pengasuhan anak lebih cepat

Minus

  • Kesempatan berdua sama suami praktis berkurang
  • Kesempatan untuk belajar lebih banyak ilmu parenting berkurang
  • Gak bisa bebas ngebolang bareng suami/teman
Intinya mau langsung hamil atau nggak pasti ada plus minusnya, maka saya berharap bagi siapa pun yang sedang menantikan kehadiran buah hati dan membaca tulisan saya maka janganlah berkecil hati, soal anak bukanlah sesuatu yang harus diratapi. Yang penting jangan menyerah terus ikhitiar diiringi dengan berdoa πŸ˜Š


Minggu, 10 Februari 2019

Suka Baca Novel? Yuk Kenali Jenis-Jenis Genre Novel

Minggu, Februari 10, 2019 33 Comments

Siapa yang suka baca novel? Apa sih novel, jangan-jangan selama ini baca aja tapi gak tau pengertian novel itu apa *kayak saya πŸ˜‚
Saya termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang menyukai novel, kalau waktu luang saya lebih senang menghabiskan waktu untuk membaca daripada menonton. Sebagian besar koleksi buku bacaan saya juga didominasi oleh novel πŸ˜€, meski termasuk penggemar novel, saya juga pilih-pilih genre novel yang akan saya baca.

Apa itu Novel?

Novel termasuk dalam salah satu karya sastra, kata novel sendiri diambil dan diadaptasi dari bahasa Italia "Novella" yang memiliki arti: sebuah kisah.
Dalam KBBI novel adalah sebuah karangan prosa yang panjang dan mengandung rangkaian kehidupan seseorang serta menonjolkan watak dari setiap perilaku yang berperan. 
Sedangkan pengertian novel menurut Depdikbud yaitu karangan panjang yang berbentuk prosa dan mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang lain di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat dari pelaku

Cerita yang terdapat dalam novel biasanya diangkat dari kehidupan sehari-hari, novel lebih panjang dari cerpen (cerita pendek) biasanya sekitar 35.000 kata atau lebih

Jenis-jenis Genre Novel

1. Berdasarkan Kenyataan ceritanya


  • Novel Fiksi
Novel fiksi yaitu novel yang ditulis berdasarkan kejadian yang tidak pernah ada, novel genre ini murni khayalan. Contoh: Harry Potter (J.K Rowling)


  • Novel Nonfiksi
Novel nonfiksi yaitu novel yang ditulis berdasarkan kisah nyata, biasanya novel jenis ini ditulis berdasarkan kisah hidup seseorang. Contoh: Negeri 5 Menara (Ahmad Fuadi)


2. Berdasarkan Jenis Cerita


  • Sci-Fi
Sci-fi atau yang lebih familiar disebut science fiction, novel dengan genre ini biasanya kental dengan nuansa teknologi canggih yang belum tentu ada di dunia nyata. Contoh: Hujan (Tere Liye)


  • Humor
Sudah bisa dipastikan bahwa novel jenis ini penuh dengan cerita lucu yang bisa membuat kita tertawa sepanjang membacanya, maka tidak disarankan membaca genre novel jenis ini di tempat umum πŸ˜‚. Contoh: Kambing Jantan (Raditya Dika)


  • Romance
Novel yang menceritakan tentang kasih dan sayang. Contoh: Ayat-ayat Cinta (Habiburrahman El Shirazy)


  • Horor
Novel jenis ini isinya penuh misteri, penuh kejutan yang membuat pembacanya merinding. Contoh: Danur (Rissa Saraswati)


  • Sejarah
Novel jenis ini bisa juga masuk dalam kategori nonfiksi, tapi kebanyakan tidak sepenuhnya nonfiksi. Tetap saja ada fiksinys sebagai 'bumbu' agar alur cerita tidak membosakan. Contoh: Api Tauhid (Habiburrahman El Shirazy)


3. Berdasarkan Isi dan Tokohnya


  • Teenlit
Novel jenis ini bercerita tentang kehidupan remaja, biasanya seputar kehidupan sekolah, percintaan atau persahabatan. Latar yang dipakai pun kebanyakan sekolah atau kampus. Contoh: Dealova (Dian Nuranindya)
  • Chicklit
Menurut en.wikipedia.org, istilah chicklit merupakan penggabungan dua yaitu kata chick, yang dalam bahasa Amerika berarti perempuan muda, dan lit, kependekan dari literature. Jika secara konotasi chicklit dikaitkan dengan sebuah merek permen karet yaitu Chiclets, sehingga terkesan bahwa genre buku ini mengambil tema seorang wanita dengan permasalahan dalam hidupnya. Contoh: Shopahiloc (Shopie Kinsela)
  • Metropop
Novel ini merupakan jenis novel yang menceritakan tentang kehidupan wanita perkantoran dengan berbagai permasalahannya. Latar tempat yang digunakan biasanya perkantoran. Contoh: Resign (Almira Bastari)
  • Songlit
Novel yang diangkat dari sebuah lagu. Contoh: Asal kaun Bahagia (Bernard Batubara)


Nah itulah jenis-jenis genre dalam novel, mana nih yang jadi favorit kamu?


Sabtu, 09 Februari 2019

Agar Tak Bosan Saat Menunggu, Lakukan 3 Hal Ini

Sabtu, Februari 09, 2019 1 Comments

Menunggu bagi sebagian orang sangat membosankan, apalagi bagi jomblo yang sedang menunggu jodohnya πŸ˜‚. Eit baru kalimat pembuka qo udah nyinyirin jombloers ya hehe....*becanda

Lah, saya sendiri juga waktu masih jadi singlelillah juga gitu qo, bosan nungguin jodoh yang tak kunjung datang. Sampai akhirnya menyerah dan pasrah lalu Allah kirimkan pangeran berkuda besi alias bermotor 😁.. Ya Allah fokus...fokus...tulisan ini bukan pengen ngebahas jodoh, meski kalau dikaitkan dengan menunggu jodoh masih ada korelasinya sii hehe

Saat Harus Menunggu


Jadi begini, siang tadi saya beserta keluarga besar mengantarkan pak suami untuk wisuda yang berlokasi di Asrama Haji Pondok Gede. Berhubung yang boleh masuk gedung hanya wisudawannya saja, maka saya beserta keluarga memutuskan untuk menunggu di masjid Asrama Haji Pondok Gede.

Disusunan acara tertulis bahwa selesai tepat pukul 12.00 WIB kebayang kan dari jam 07.00 pagi sudah disana, berapa jam waktu yang dibutuhkan untuk menunggu sampai acara selesai? Kira-kira 5 jam.

Lakukan Hal Ini Saat Menunggu 

Kebayang kan 5 jam cuma untuk menunggu, kira-kira kuat gak ya? Bosen gak ya? Berbagai macam pikiran melintas secara tiba-tiba. Maklum lah bagi emak-emak kayak saya waktu 5 jam itu mubazir banget kan kalo cuma nunggu tanpa melakukan apa-apa

Maka sebelum hari H wisuda pak suami, saya sudah menyiapkan beberapa hal yang akan saya lakukan sambil menunggu acara wisuda selesai

Ini dia

1. Membaca Buku, karena hobi saya membaca buku, maka setiap pergi kemana-mana selalu saya siapkan buku sebagai teman menunggu. Meski sekarang gak mesti bawa buku juga sih biar bisa baca, toh melalui hape juga aktifitas membaca tetap bisa berjalan. Tinggal pilih deh masing-masing suka yang mana 😊

2. Ngemil, nah kalo ini wajib sih ya hehe...kalau kamu akan menunggu dalam wakti yang cukup lama jangan lupa ya sediakan cemilan yang mencukupi biar gak bolak balik juga beli makanan ringan, apalagi kalo bawa balita, supaya lebih praktis 

3. Main game di hp, ini juga sering saya lakukan saat menunggu antrean di bank hehe, lumayan ampuh lho untuk mengusir rasa bosan. Asal jangan ketagihan aja ya hihi...

Nah biasanya ketiga hal tersebut sih yang paling sering saya lakukan disela-sela waktu menunggu, kalo kamu sukanya apa?😊

Jumat, 08 Februari 2019

5 Kartun Era 90an Terfavorit, Nomor 5 Tayang Lagi Lho

Jumat, Februari 08, 2019 12 Comments
Alhamdulillah ya, belakangan ini saya mulai bisa memahami ritme untuk menulis, sudah bisa menemukan kapan waktu yang paling enak buat saya untuk menulis, tentunya menulis di Blog ya hehe...maklum aja seharian saya full mengajar di sebuah sekolah tingkat menengah pertama.

Salah satu usaha yang paling mudah dilakukan agar orang lain tahu kalau kita punya blog adalah dengan cara mempromosikan link tulisan kita pada media sosial yang kita punya. Nah beberapa kali saya update link blogpost saya di status WA (whatsapp), tak disangka-sangka beberapa orang murid saya ternyata mengunjungi blog saya. Biasa deh pas ketemu di sekolah mereka laporan bilang kalau "saya pernah lho baca blognya ustadzah" kemudian yang lain menimpali "iya, saya juga" haha..saya terharu sebetulnya tapi lebih banyak malunya πŸ˜

Dari situ saya berpikir, berarti ada pembaca blog saya yang berusia anak SMP. Akhirnya saya putuskan untuk membuat konten yang setidaknya cocok dibaca oleh mereka. Dan gak tau kenapa yang nyantol di otak saya ya tentang film kartun😁 supaya mereka tau nih film kartun yang ngetop  saat gurunya ini masih muda belia πŸ˜‚. Hitung-hitung saya nostalgia juga sih hehe

Disini ada anak 90an gak? kalo ada berarti anda sudah tua hehe, tapi seenggaknya pernah bahagia kan karena ngerasain hari minggu dari jam 7 pagi sampai jam 11 an nonstop nonton kartun πŸ˜

Berikut 5 kartun era 90an favorit saya

1. Sailormoon

Generasi 90an pasti kenal banget sama serial kartun yang berasal dari negeri sakura ini. Jargon yang terkenal dari film kartun ini adalah 'dengan kekuatan bulan akan menghukummu' πŸ˜.

2. Doraemon

Kalau ini film kartun favorit sepanjang masa deh bahkan sampai sekarang masih tayang di sebuah stasiun tv swasta. Kartun ini menceritakan kisah sehari-hari Doraemon, Nobita, Shizuka, Suneo, Giant. yang paling terkenal dari kartun ini adalah baling-baling bambu dan pintu kemana saja

3. Ninja Hatori
'mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera, bersama teman bertualang' inget gak soundtracknya πŸ˜. Ceritanya hampir mirip seperti doraemon, yang sama-sama menggunakan kelebihannya untuk membantu anak yang pemalas

4. Inuyasha
Kartun ini menceritakan tentang manusia setengah iblis yang bernama Inuyasha dan Kagome yang bekerja sama untuk mengumpulkan serpihan-serpihan permata untuk menjaga keselamatan manusia. 

5. Chibi Maruko Chan
'sekarang ganti baju, agar menarik hati ayo kita mencari teman' itu merupakan penggalan lirik dari kartun chibi maruko chan. Anime ini menceritakan kehidupan sehari-hari anak SD yang bernama Maruko, yang diangkat berdasarkan pengalaman masa kecil pengarangnya. Ini yang paling menjadi favorit saya, dan ternyata sekarang ditayangkan kembali lho, 

Nah kalau kamu apa nih film kartun era 90an yang jadi favorit kamu?

Bekasi, 08 Februari 2019


Kamis, 07 Februari 2019

3 Pertimbangan Saat Memilih Sekolah Bagi Anak

Kamis, Februari 07, 2019 1 Comments

Saat dirimu galau memilih sekolah buat anak, maka sadarlah disitu kau sudah jadi emak-emak πŸ˜‚. Akhirnya sampai juga saya dalam fase ini. Anak saya yang pertama dan (masih) jadi satu-satunya, Naura Thalita Zaara (panggil aja Zara) sebentar lagi akan memulai sekolah di jenjang TK A , di tahun ajaran baru sekitar bulan juli, tapi sampai saat ini emaknya masih galau mau daftar ke sekolah yang mana

Padahal di kompleks tempat saya mengajar sehari-hari, jenjang pendidikannya sudah lengkap mulai dari TK sampai Sekolah Tinggi, hanya saja entah mengapa saya kurang sreg untuk mendaftarkan anak saya ke TK nya. Tentunya dengan berbagai pertimbangan termasuk biaya ya hehe...πŸ˜€

Pertimbangan Saya Ketika Memilih Sekolah

Sebelum mendaftarkan anak untuk masuk sekolah, ada beberapa pertimbangan saya ketika memilih sekolah untuk anak. Dalam hal ini khususnya sekolah TK ya, karena anak saya baru mau masuk TK. Tapi mungkin bisa juga pertimbangan ini sama dengan para emak yang mau mendaftarkan sekolah anaknya ke jenjang yang lebih tinggi

Nah ini beberapa pertimbangan saya saat memilih sekolah untuk anak

1. Kualitas Pengajar
Ini nomor satu sih ya buat saya, terutama sekolah TK yang betul-betul menuntut pengawasan penuh dari tenaga pengajarnya. Trus darimana donk kita bisa tahu kualitas pengajarnya, masa iya harus nongkrongin sekolah yang dituju? Ya gak gitu juga sih hehe...kalo saya biasanya akan tanya ke emak-emak yang sudah pernah menyekolahkan anaknya di tempat yang sama. Semacam testimoni gitu, nah seenggaknya dari situ kita bisa dapat gambaran tentang kualitas pengajarnya. Untuk yang satu ini bahkan saya berani bayar mahal jika memang pengawasan dari gurunya betul-betul maksimal. Mungkin beberapa orang mengutaman fasilitas, justru buat saya fasilitas nomor 2 hehe, kenapa? karena yang menurut saya yang akan membentuk karakter anak itu adalah gurunya, fasilitas hanya media pendukung

2. Fasilitas
Nah bener kan bagi saya fasilitas nomor 2. Tentunya fasilitas juga hal yang tidak bisa diabaikan dalam memilih sekolah. Tapi perlu diingat, biasanya fasilitas itu tergantung dari besarnya biaya yang dikeluarkan. Jangan sampai kita sudah bayar mahal tapi fasilitas yang didapatkan seadanya. Untuk mengetahui apakah fasilitas sesuai dengan biaya yang dikeluarkan bisa dengan survey ke sekolah yang dituju. Bagi saya ruang kelas yang nyaman, arena bermain yang aman (bagi jenjang TK) sudah cukup memenuhi fasilitas menurut standar saya

3. Biaya
Kenapa saya menempatkan biaya di urutan terakhir? Karena jika kualitas pengajar dan fasilitasnya bagus, maka sudah bisa dipastikan biaya yang akan dikeluarkan pun setimpal. Apalagi setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya termasuk masalah pendidikan, pastinya bukan hanya saya yang mau beusaha mengeluarkan biaya yang sesuai dengan 2 kriteria yang sudah disebutkan diatas

Itulah 3 pertimbangan saya saat memilih sekolah bagi anak, intinya sih saya juga gak mau terlalu memaksakan diri, sesuaikan dengan budget aja. Karena tanggung jawab dan pembentukan karakter pada anak adalah tugas utama orang tua di rumah, sekolah hanya membantu. Sharing juga donk mak, pertimbangan kalian saat memilih sekolah bagi anak


Senin, 04 Februari 2019

12 Kepuasan Batin yang Menjadi Alasan Untuk Menulis di Blog

Senin, Februari 04, 2019 10 Comments

Pernah dengar gak kalimat 'bahagia itu sederhana', pasti familiar banget kan, namanya wanita pasti punya cara untuk membahagiakan dirinya sendiri. Entah dengan ke salon untuk perawatan diri, shopping ke mall atau olshop, mencoba resep baru di dapur kesayangan dan masih banyak lagi yang lainnya. Semua dilakukan semata-mata hanya untuk mendapatkan kepuasan batin. Iya donk wanita itu kan ibarat ratu di rumahnya maka batinnya harus selalu senang biar seisi rumah tenang πŸ˜€

Ngomongin tentang kepuasan batin, setiap orang khususnya wanita punya cara masing-masing untuk membahagiakan dirinya. Saya selalu berdoa agar segala hal yang saya lakukan untuk membahagiakan diri sendiri agar masih berada di jalur yang benar sehingga tidak sia-sia

Saya sendiri memilih menekuni blog sebagai jalan saya untuk mendapatkan kebahagiaan salah satunya untuk mendapatkan kepuasan batin. Kalau dilihat dari arsip tulisan di blog ini memang baru sekitar 4 bulanan saya aktif, padahal saya sudah punya blog sejak tahun 2009, hanya saja blog saya tersebut sudah tidak bisa saya akses lagi karena lupa email

Menurut saya ada sekitar 12 kepuasan batin yang menjadi alasan saya untuk tetap menulis di blog, ini dia...

1. Blog bisa menjadi sarana belajar. Melalui blog saya pelan-pelan belajar ilmu blogging. Bagaimana caranya supaya blog saya ini tetap bermanfaat bagi yang membaca. Selain itu saya sedikit-sedikit jadi tahu cara mendesain blog, cara membuat konten yang menarik dan sebagainya. Semua itu belum tentu saya dapatkan jika saya tidak menulis di blog

2. Blog sebagai sarana menambah teman. Selama ngeblog biasanya ada kegiatan blogwalking yaitu saat dimana kita mengunjungi blog orang lain. Nah dari blogwalking tersebut saya bisa berkenalan dengan sesama blogger, apalagi kalau dapat kenalan blogger yang punya kesamaan minat, bahagia banget deh πŸ˜Š

3. Blog sebagai tempat curhat. Pasti udah pada tahu kan kalau wanita itu dalam sehari harus mengeluarkan 20 ribu kata, nah kadang-kadang saya mencurahkan isi hati saya melalui tulisan di blog. Oh iya curhatannya juga dipilih-pilih ya mana yang sekiranya bisa mendatangkan manfaat. Jadi buat kamu yang kepingin curhat tapi malu-malu buat curhat ke orang lain cobain aja deh curhat melalui tulisan, siapa tau bisa jadi buku. Udah banyak qo contohnya yang berawal dari curhatan terus dibuat jadi buku, ada Raditya Dika, Gita Savitri Devi dan masih banyak lagi

4. Blog sebagai sarana berbagi ilmu. Pernah dengar teman yang udah duluan ngeblog bilang "orang itu kalau pintar ya percuma kalau cuma dia sendiri yang bisa ngerasain manfaatnya, makanya alangkah baiknya jika menulis", lha saya yang gak pintar-pintar banget ini juga mau donk bermanfaat bagi orang lain, makanya saya niatkan menulis di blog sebagai ajang untuk berbagi ilmu saya yang tidak seberapa

5. Blog membuat saya terpacu untuk lebih banyak membaca buku. Ibarat teko kalau gak diisi ya gak bakal bisa kan mengisi cangkir yang kosong. Sama dengan otak kita gaess, ibaratnya otak kita itu teko kalo teko diisinya pakai air, nah kalau otak kita ya diisinya sama bacaan buku supaya kita bisa menuangkannya kembali menjadi tulisan, Kalau gak baca ya otak kita kosong, kalau otak kosong gimana mau nulis πŸ˜

6. Blog tempat berekspresi sepuasnya melalui tulisan. Nulis di blog beda banget dengan ketika saya menulis di medsos lainnya contoh facebook, kalau di facebook saya masih jaim buat nulis banyak dan panjang lebar, tapi di blog saya merasa lebih bebas untuk berekspresi, mungkin kalau diibaratkan facebook itu seperti mall yang banyak pengunjungnya sedangkan blog seperti goa yang sepi hehe

7. Blog menambah kreatifitas. Bagi saya salah satu manfaat dari menulis di blog adalah menambah kreatifitas, baik kreatifitas dalam membuat konten blog agar terlihat menarik, atau kreatifitas untuk mengedit foto sebagai pelengkap postingan di blog

8. Blog menjadikan saya orang yang lebih peka. Serius deh kalau dulu setiap pergi ke suatu tempat saya cuek aja, sejak nulis di blog saya jadi memperhatikan kondisi sekitar, barangkali ada sesuatu hal yang menarik sebagai bahan tulisan. Contohnya ketika pergi ke tempat makan, kalau dulu ya hanya sekedar makan, selesai makan pulang tentunya setelah bayar ya hehe, sekarang kalau saya makan di luar pasti saya perhatiin dari mulai suasana tempat makannya, rasa masakannya, harganya, betul-betul harus detail πŸ˜‚

9. Blog menjadikan diri saya lebih produktif. Biasanya saya mengisi waktu luang saya dengan bermain game, sejak membiasakan diri menulis, otomatis kegiatan saya untuk mengisi waktu luang pun tergantikan dengan menulis di  blog

10. Blog merupakan rekam jejak digital. Saya pernah punya blog di tahun 2009 saat masa-masa awal menjadi mahasiswa, beberapa tulisannya sudah saya pindahkan ke ms word, setelah saya baca ulang hampir tak percaya kalau saya dulu pernah menuliskannya di blog rasanya 'kok malu-maluin ya' haha

11. Blog membuat saya mengerti perjuangan blogger yang sudah terkenal. Mungkin sebagian orang termasuk saya ketika mengetahui bahwa dari ngeblog aja bisa dapetin duit, pikiran saya dulu 'enak yaaa kerjanya tinggal duduk, ngetik trus dapet duit' tapi setelah cobain ngeblog, ternyata tidak semudah itu ferguso πŸ˜‚. Bikin satu postingan blog aja bisa berjam-jam, belum ngeditnya, belum lagi kalau ditengah-tengah proses menulis tiba-tiba ide macet haduh...blom lagi godaan gagdet, susyah lah penug perjuangan πŸ˜†, itu saya yang masih baru banget, setidaknya faham lah mereka yang udah terkenal dulunya berdrah-darah juga prosesnya hehe

12. Blog bisa menghasilkan uang. Mungkin ini adalah alasan terakhir ketika ditanya mengapa saya memilih untuk menulis di blog. Beberapa teman blogger saya sudah merasakannya. Kalau saya ada sih tujuan kesana, cuma entah kapan terwujudnya ya, yang penting sekarang saya sedang berlatih untuk konsisten menulis, pelan-pelan aja sayy...nikmati prosesnya πŸ˜Š

Gimana, setelah baca 12 alasan saya adakah yang mau memulai juga menulis di blog? Yuk sama-sama kita menebar manfaat melalui tulisan πŸ˜Š

Bekasi, 04 Februari 2019

Follow Us @soratemplates