Senin, 02 Desember 2019

Menghadirkan Syukur #Rumah Tangga Surgawi

Apa itu rumah tangga surgawi?

Rumah tangga surgawi adalah sebuah kehidupan rumah tangga yang penuh dengan aura surga. Dimana sepasang suami istri saling berazzam untuk memacu semangat, yakni semangat untuk mengejar ridho Allah. Namun apakah menggapai rumah tangga surgawi itu sulit? Jawabannya adalah pasti, karena jangankan mengejar sukses akhirat. Mengejar sukses di dunia aja sulit, dibutuhkan perjuangan yang sungguh-sungguh

Namun Allah sudah berjanji, bahwa pertolongan-Nya nyata dan dekat. Terlebih lagi Allah tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan manusia. Sebagai manusia kita memiliki senjata yang ampuh yaitu DOA. Karena itulah dilarang untuk berputus asa, yakinlah bahwa Allah senantiasa mendengar doa-doa yang kita panjatkan

Minggu, 29 September 2019

Seberapa Penting Pembatas Buku?

Bismillah

Assalamualaikum gaes,

Weekend ngapain aja nih? Kalo aku sih seperti biasa setelah selesai dengan urusan domestik, lanjut hobiku yaitu membaca. Tapi sebel banget gak sih kalo pas mau baca ternyata kita lupa menandai halaman yang terakhir kita baca karena gak ada pembatas bukunya 😕



Menurut wikipedia
Markah buku (Bahasa Inggris: bookmark) atau pembatas buku adalah suatu markah yang diberikan untuk menandai lokasi pada suatu karya cetak. Jenis pembatas buku yang sering digunakan biasanya berupa secarik kertas atau seuntai tali yang digunakan untuk membatasi buku. Banyak pembatas buku yang dapat dijepitkan pada halaman buku untuk mempermudah pembacaan.

Senin, 23 September 2019

Agar Si Rasa Malas Pergi


Bismillah

Alhamdulillah akhirnya bisa update tulisan lagi sebelum blog ini usang hehe

Bagaimana nih kabarnya? Semoga sehat selalu. Liat arsip tulisan di bulan September ini saya baru sekali nulis, masalahnya apa lagi kalau bukan karena malas. Betul banget ya ternyata untuk istiqomah itu berat banget. Padahal waktu yang Allah berikan harusnya cukup untuk mengerjakan segala rutnitas. Emang saya akui belakangan ini lagi sering banget menunda-nunda pekerjaan. Karena si rasa malas, akhirnya saat banyak pekerjaan terbengkalai menyesal sendiri deh

Padahal waktu itu ibarat pedang, pernah dengar kan pepatah ini
Waktu itu ibarat pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ia yang akan menebasmu (Imam Syafi'i)
Semua ketidakteraturan, pekerjaan yang terbengkalai berawal dari rasa malas, pernah gak sih menargetkan sesuatu agar tercapai sesuai dengan impian tapi akhirnya kandas di tengah jalan karena rasa malas.

Rabu, 04 September 2019

Pengalaman Melahirkan Anak Pertama


Alhamdulillah Allah memberikan kesempatan dalam hidup saya untuk merasakan nikmatnya menjadi seorang Ibu, meski sudah 5 tahun berlalu namun saya ingin menuliskannya, semata-mata ingin berbagi 😊

5 tahun lalu tepatnya bulan Oktober di tahun 2014. Gak terasa akhirnya perjalanan kehamilan saya memasuki bulan ke 9, udah dag dig dug banget karena HPL (Hari perkiraan lahir) untuk kehamilan saya jatuh pada tanggal 21 Oktober 2014. Masih jauh sih emang, tapi udah grogi aja, maklum lah anak pertama jadi belum ada pengalaman apa-apa 😀

Rasa grogi semakin bertambah saat mengetahui teman saya yang juga lagi hamil dan HPL nya cuma beda sehari (saya tanggal 20 sedangkan teman saya tanggal 19) tau-tau sudah melahirkan, yang saya inget waktu itu bertepatan sama Iduladha. Persiapan juga belum semuanya kebeli, apalagi barang-barang yang harus dipacking saat mau melahirkan seperti baju ganti, pembalut, sarung, dan teman-temannya belum sama sekali saya siapkan. Superrr nyantai 😁

Sabtu, 17 Agustus 2019

[Shiroh Sahabiyah] Ummu Salamah: Cerminan Wanita Sholihah

Identitas Ummu Salamah

Nama aslinya adalah Hindun binti Abu Umayyah bin al-Mughirah bin Abdullah bin Amr bin Makhzum. Lahir 24 tahun sebelum hijrah dan wafat pada tahun 61 H. Ayahnya adalah seorang Quraisy yang dikenal sangat dermawan. Sampai-sampai dijuluki Zadurrakib. Disebut demikian, karena kalau orang-orang bersafar bersamanya, mereka tak butuh membawa perbekalan. Semua sudah ditanggung oleh Abu Umayyah. Sementara ibunya adalah Atikah binti Amir bin Rabi’ah bin Abdul Muthalib. Ummu Salamah termasuk wanita yang pertama kali hijrah ke Madinah. 


Sebelum menikah dengan Rasulullah

Sebelum menjadi istri Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam, ia menikah dengan putra pamannya yang sholih yaitu Abdullah bin Abdul Asad atau lebih dikenal dengan nama Abu Salamah. Pernikahannya dikaruniai putra dan putri yaitu: Zainab, Salamah, Umar, dan Durrah.

Saat ada perintah untuk hijrah ke Habasyah, Ummu Salamah berhijrah bersama-sama dengan suaminya, namun saat ada perintah dari Allah untuk hijrah ke Madinah disinilah terjadi peristiwa menyedihkan yang harus dialami oleh Ummu Salamah. 

Selasa, 30 Juli 2019

Membaca Itu....

Pernahkah terbersit dalam fikiran kita apa itu manfaat membaca? mungkin ada yang  pernah, sering, kadang-kadang, bahkan ada yang berfikir tidaklah perlu

Pada satu kesempatan saya gak sengaja membaca status rekan saya di dunia maya isinya begini kira-kira:
"Kata siapa membaca itu jendela dunia, terlalu sempit justru membaca itu adalah gerbang untuk melihat dunia" 
saya setuju pake banget sama kalimat tadi, gak kebayang deh gimana jadinya kalo saya tidak membaca, bisa dibayangkan juga kah apa jadinya kalo disebuah institusi pendidikan komponen-komponen yang ada di dalamnya tidak suka atau bahkan tidak membaca? kayaknya tidak mungkin deh, mustahil saya rasa..mengapa?? karena kehidupan kita semua berawal dari membaca, bahkan awal ayat Al qur'an pun dimulai dari kata "iqra" yang berrti bacalah..

Minggu, 28 Juli 2019

Mencari Jodoh yang Sholeh

Jika berbicara tentang kriteria, setiap ditanya, saya selalu menjawab, “saya ingin dipimpin oleh lelaki sholeh". Tidak perlu diragukan, siapa yang tidak ingin dipimpin oleh lelaki sholeh? Semua wanita normal, berakal, pasti sangat mengidamkan, pemimpinnya kelak akan menjadi teladannya, dan teladan bagi anak-anaknya.

Yang menjadi pertanyaan adalah, “suami sholeh yang bagaimana?“. Bukankah itu sangat relatif? Berbicara tentang kesholehan, berarti berbicara tentang keikhlasan. Bagaimana cara menilai seberapa ikhlasnya seseorang dalam setiap perbuatannya? Wallahu a’lam. Tidak ada yang tahu, selain Allah.

Bagaimana mungkin kita menilai seseorang sholeh atau tidak, sedangkan kita pun penuh kekurangan. Ini menjadi dilema.

Tulis Saja


Beberapa waktu lalu saya sempat jalan-jalan ke youtube dan melihat video Raditya Dika, kamu tahu kan Raditya Dika? Bukan, kali ini saya tidak ingin membahas dia, yang ingin saya bahas adalah kata-kata dalam videonya yang memaparkan bahwa ketika kamu sedang tidak ada ide untuk menulis, maka menulis saja seperti yang saya lakukan sekarang.

Iseng-iseng saya beberapa kali mengikuti saran yang diberikan oleh Radit, biasanya ide akan muncul secara tiba-tiba ketika kita sudah memulai untuk menulis, lalu bagaimana jika ide untuk menulis tidak muncul juga padahal kita sudah menulis beberapa kalimat?

Kamis, 25 Juli 2019

Seperti Apa Hidup Kita 10 Tahun Mendatang?


Bagaimana bila kita berbicara tentang 10 tahun dari hari ini? Di hari itu usia kita mungkin sekitar 30 tahun (bisa kurang /lebih). Di hari itu pertanyaan2 kita hari ini tentang masa depan mungkin sudah terjawab.

Siapa pasangan hidup kita (bagi yg belum menikah), apakah anak kita laki2 atau perempuan, dimana akhirnya qt tinggal. Dan segala pertanyaan yg membuat qt resah dan cemas pada hari ini.

Apakah kita berusaha mewujudkan semua dg sungguh2 atau biasa2 saja. Hari inilah kita menciptakannya. Kita harus berlelah-lelah belajar, berusaha dg sungguh2 dan terus memperbaiki diri. karena apa yg qt dapatkan di masa mendatang adalah hasil dr apa yg qt usahakan hari ini.

Rabu, 24 Juli 2019

5 Manfaat Membaca Buku Fiksi/Novel


Siapa yang suka baca? khususnya baca novel fiksi? Saya termasuk tim novel fiksi. Gak apa-apa, jangan merasa malu kalau kamu ternyata cuma suka baca novel. Iya saya tahu banget, banyak orang memandang sebelah mata sama orang yang senengnya baca novel, mereka mikir "ngapain baca novel, isinya cuma ngayal" atau "baca novel tuh gak ada gunanya, buang-buang waktu aja"

Saya sendiri menjadikan novel sebagai bacaan favorit karena saya suka. titik. gak ada alasan lain. Emang tujuan saya baca selain mendapatkan pengetahuan juga untuk hiburan. Makanya saya cuek aja kalo ada yang nyinyir bacaan qo novel, gak berfaedah gitu. Ya sekali lagi namanya juga hobi gak bisa dipaksakan juga kan hehe

Tapi setelah dipikir-pikir baca novel itu sama sekali gak ada ruginya qo, karena menurut saya apa pun genrenya, gak akan ada yang rugi dari sebuah kegiatan membaca. Baca karya fiksi juga tetap ada manfaatnya qo, nah kira-kira ini dia manfaat dari membaca karya fiksi: