Biasanya emak-emak suka galau (termasuk saya) ketika anaknya lebih anteng bermain smartphone, bahkan sampai berjam-jam. Kekhawatiran yang menurut saya dialami oleh sebagian besar orang tua di jaman smartphone bisa dimiliki oleh siapa saja seperti saat ini
Saya sendiri pun sering kewalahan menangani anak yang terlalu sering melakukan aktivitas menggunakan smartphone terutama menonton. FYI Anak saya berusia 4 tahun, dimana saya sering membaca artikel tentang bahaya radiasi smartphone untuk anak balita
Memang salah saya sejak awal yang sudah memperkenalkan tontonan melalui smartphone, tapi saya berfikir tidak ada suatu hal baik yang terlambat untuk diperbaiki. Maka saya pun berusaha untuk mencari cara bagaimana anak saya mengurangi intensitasnya menonton melalui smartphone
Berikut tips-tips yang saya coba sesuai dengan pengalaman pribadi
- Ketika anak sudah merengek meminta untuk nonton atau bermain game di smartphone, ajaklah sang anak untuk keluar rumah membeli makanan atau minuman yang disukainya. Usahakan dengan lemah lembut mengajaknya, bujuk berkali-kali (kalau saya prinsipnya orang tua gak boleh kalah sama anak)
- Alihkan perhatian anak dengan cara mengajaknya melakukan aktivitas yang disukainya. Misalnya karena anak saya suka sekali melihat saya menggambar macam-macam buah atau hewan maka saya berusaha untuk mengajaknya melihat saya menggambar
- Jangan terlalu lama menggunakan smartphone di depan anak. Meski masih balita tapi mereka juga tidak suka kalau dicuekin terlalu lama. Jadi ada baiknya minimalisir kontak dengan smartphone saat di depan anak (jujur untuk yang ini saya pun masih susah untuk konsisten)
- Luangkanlah waktu lebih lama untuk bermain dengan anak, dengan begitu mereka pun asyik bermain dengan kita sehingga lupa pada smartphone
Mungkin itu sedikit tips dari saya, semoga bermanfaat

